Pengertian,Fungsi,dan Penjelasan
ERD yaitu kependekan dari Entity Relationship Diagram atau
dalam Bahasa Indonesia diagram relasi antar entitas. Dimana merupakan
sebuah bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan analisa perancangan
sistem.
Bagi kalian yang merasa bingung, tulisan ini akan sedikit memberikan pengetahuan mengenai ERD yang meliputi; pengertian, simbol, metode, notasi, fungsi hingga contoh ERD itu sendiri.
Sebagai bentuk pemodelan basis data, ERD menghubungkan satu tabel database dengan tabel lainnya. Tentu hal ini ditujukan untuk mempermudah. Dalam prakteknya pemodelan basis data ini sama halnya dengan flowchart yang menghubungkan bagian satu dengan bagian lainnya.
Entity Relationalship Diagram (ERD) dikembangkan dengan tujuan dan fungsi, adapun fungsi dari ERD tersebut adalah sebagai berikut.
Berikut penjelasan lebih ricinya mengenai komponen dan simbol dari ERD.

Entitas
adalah segala sesuatu yang dapat digambarkan oleh data. Fathansiah
mendefinisikan dan mengartikan entitas sebagai berikut.
Objek
dasarnya pun beragam, dapat berupa orang, benda bahkan sesuatu hal yang
informasinya bisa disimpan dalam sebuah basis data (database).
Entitas sendiri terbagi menjadi dua bagian yaitu entitas kuat dan lemah.
Entitas dapat digambarkan dengan memenuhi aturan berikut ini.

Atribut
merupakan bagian dari sebuah entitas, sebagai contoh entitas pelanggan
memiliki atribut nama, kode pelanggan, telepon, alamat dll. Lebih
jelasnya seperti yang terdapat pada gambar di bawah ini.
Gambar hubungan entitas dan atribut
Dari
gambar di atas kita dapat menganalisis entitas pelanggan memiliki tujuh
atribut. Dalam hal ini atribut juga memiliki fungsi sebagai informasi
untuk memperjelas entitas.
Atribut dapat digambarkan menggunakan aturan-aturan berikut ini.
simbol relasi
Relasi
digunakan untuk menghubungkan antar entitas yang memiliki keterkaitan.
Dalam sebuah relasi selalu terjadi proses baru yang tentu maenghasilkan
sesutu yang baru pula.
Dalam menggambarkan sebuah relasi harus mengikuti dan memenuhi aturan berikut.

Simbol
garis dalam sebuah ERD memiliki fungsi yang penting, dimana sebagai
penghubung antara entitas dengan relasi, serta menunjukan keterkaitan
antara entitas satu dengan yang lainnya.
Bagi kalian yang merasa bingung, tulisan ini akan sedikit memberikan pengetahuan mengenai ERD yang meliputi; pengertian, simbol, metode, notasi, fungsi hingga contoh ERD itu sendiri.
Sebagai bentuk pemodelan basis data, ERD menghubungkan satu tabel database dengan tabel lainnya. Tentu hal ini ditujukan untuk mempermudah. Dalam prakteknya pemodelan basis data ini sama halnya dengan flowchart yang menghubungkan bagian satu dengan bagian lainnya.
Fungsi ERD

- Memberikan kemudahan dalam menganalisis sebuah basis data (database) dengan cara yang cepat serta murah.
- Menjalankan hubungan antar data yang memiliki keterkaitan berdasarkan objek yang dihubungkan dengan suatu relasi.
- Mendokumentasikan data yang ada dalam sebuah basis data dengan cara menganalisis serta mengidentifikasi setiap objek atau entitas dan relasinya.
- Melakukan pengujian model yang telahh dibuat.
Berikut penjelasan lebih ricinya mengenai komponen dan simbol dari ERD.
1. Entitas (Entity)

simbol entitas
Suatu obejek nyata (eksistensi) serta dapat dibedakan dari sesuatu yang lain.
Entitas sendiri terbagi menjadi dua bagian yaitu entitas kuat dan lemah.
- Entitas kuat adalah entitas yang tidak memiliki ketergantungan terhadap entitas lainnya, dapat berdiri sendiri.
- Entitas lemah adalah entitas yang memiliki ketergantungan terhadap entitas lain dalam sebuah relasi.
Entitas dapat digambarkan dengan memenuhi aturan berikut ini.
- Suatu entitas dinyatakan atau digambarkan dengan simbol persegi panjang.
- Nama dari suatu entitas harus di tulis di dalam simbol persegi panjang.
- Nama dari suatu entitas dapat berupa kata benda, orang maupun tunggal.
- Nama entitas sebaiknya ditulis atau menggunakan kata yang mudah dipahami serta jelas.
2. Atribut

simbol atribut
Gambar hubungan entitas dan atributAtribut dapat digambarkan menggunakan aturan-aturan berikut ini.
- Atribut digambarkan dengan simbol elips.
- Nama dari atribut ditulis di dalam elips.
- Nama dari atribut adalah kata benda dan tunggal.
- Nama atribut diusahan memakai kata yanga sederhana dan mudah dipahami.
- Atribut merupakan bagian dari entitas.
- Atribut key – atribut ini merupkan jenis atribut kunci yang terdiri dari satu atau beberapa atribut yang dapat membedakan baris data dan bersifat unik. Contoh NPM, NIP, NIK dll.
- Atribut Composite – atribut yang terdiri dari beberapa bagian yang dapat dipecah atau dapat dikatakan memiliki subatribut. Contoh nama depan, nama tengah dan nama belakang.
- Atribut Derivatif – suatu atribut yang tidak harus disimpan dalam database. Contoh atribut yang dihasilkan dari relationship.
3. Relasi atau Hubungan
simbol relasiDalam menggambarkan sebuah relasi harus mengikuti dan memenuhi aturan berikut.
- Relasi selalu digambarkan dengan simbol yang berbentuk belah ketupat.
- Nama dari sebuah relasi harus ditulis didalam simbol belah ketupat.
- Nama relasi harus berupa kata kerja aktif.
- Nama relasi diusahakan ditulis dengan jelas serta mudah dipahami.
4. Garis atau Penghubung

simbol garis
Sebuah diagram tidak akan dapat dikatakan ERD apabila tidak memiliki
garis, sebab hal ini tidak jelas atau tidak menunjukan proses apa-apa.
Meskipun
barangkali kelihatannya sepele, namun garis ini memiliki peranan yang
sangat penting dan dapat diibaratkan sebagai jembatan.
Comments
Post a Comment